Facebook dan Twitter adalah segelintir dari puluhan social network, yang terbukti mampu memikat dunia. Sejak awal Desember 2010 hingga awal Januari 2011, jumlah Facebooker di dunia naik dari 337 juta ke 350 juta pengguna aktif.
Melihat antusiasme banyak orang diseantero dunia tentang gaung social network, maka hal ini yang juga coba di bahas oleh bapak Herison P.Purba selaku pembicara dalam sebuah seminar PIO bertajuk Social Network Theory and Social Network Analysis yang diadakan pada tanggal 1 Desember 2011 lalu di fakultas Psikologi Universitas Airlangga.
Dalam seminarnya, salah seorang dosen muda fakultas Psikologi UNAIR yang baru saja menyelesaikan studi S2nya di Belanda ini membahas beberapa hal diantaranya adalah sebenarnya apa yang dimaksud dengan social network theory itu? dan apa sih pentingnya memahami teori tersebut?
*Let’s start from answer number 1: Esensi dari social network theory adalah adanya unsur interdependensi antar individu dalam menjalin hubungan dan membentuk jaringan dalam hidupnya. Network dapat dimaknai sebagai suatu empirical tools, form of governance, dan sebagai social structure. Dalam network terdapat titik-titik (note) yang diibaratkan sebagai people dan tide atau tali penghubung, diibaratkan sebagai arus jaringan itu sendiri.
*Goes to answer question number 2: Wolfgang Kohler menyatakan suatu pendapat bahwa:
“there is an organizing system that influences people perception and thought”
Bermakna bahwa terdapat suatu sistem yang terorganisir secara sempurna yang mampu mempengaruhi pemikiran dan persepsi seseorang. Hal inilah yang coba dijelaskan oleh teori social network, karena salah satu manfaat mempelajari dan memahami teori ini adalah mampu mengungkap informasi atau jalur informasi dalam suatu sistem yang berisi orang-orang dalam skala komunitas kecil hingga pada skala yang besar sekalipun.
Sejenak, informasi yang telah aku terima mengenai teori membuat pertanyaan-pertanyaan muncul dalam benakku, diantaranya adalah bagaimana ya teori ini turut andil dan berkaitan dengan konsep personal brand yang sedang aku bangun saat ini…??
Lama, setelah aku berpikir, eh…tidak disangka jawaban demi jawaban memenuhi otakku, menunggu untuk dicurahkan oleh sang empunya. Begini kira-kira alur berpikirku pada saat itu….personal brand adalah tentang bagaimana kita membangun/membentuk/membuat label mengenai diri kita, dan tentunya dengan harapan bahwa orang lain yang ada disekitar kita juga akan melabel kita sesuai dengan brand yang telah kita bentuk. Nah untuk itu, maka kita harus berhubungan dan bersosialisasi dengan banyak orang agar orang lain mampu mengenali brand kita. Ilustrasinya adalah seperti ini:
“seorang artis pendatang baru sebut saja Mawar, ingin sekali menjadi artis papan atas yang terkenal. Lalu ia mencoba menggali potensi dan passionnya yang kebetulan adalah dibidang tarik suara. Agar dapat dikenali dan beda dari solois kebanyakan, ia memiliki dandanan yang unik. Mulai dari gaya rambut yang menjadi trendsetter, hingga kata-kata lucu yang ia lontarkan selalu menjadi trending topic oleh banyak orang. Dan tahukah anda bahwa ia menjadi artis yang tenar sekarang bukan semudah membalik telapak tangan…?”
” Mawar, yang seorang artis tersebut, nyatanya menjadi lebih dan lebih terkenal saat ia membangun jaringannya (menjalin relasi/hubungan) dengan orang-orang yang memiliki pengaruh kuat dalam dunianya (entertainment).Salah satu contohnya adalah ketika ia mulai berhubungan dan berduet dengan artis pria papan atas sebut saja Kumbang. Semenjak hari itu hingga kini, Mawar telah membuktikan bahwa jaringan sosial (network) memiliki andil yang cukup besar guna menentukan keberhasilan dari brand yang kita bangun.”
Dari ilustrasi tersebut, aku memiliki pendapatku sendiri bahwa jaringan sosial atau network akan sangat membantuku untuk dipertemukan dengan orang-orang yang memiliki passion sesuai dengan diriku. Dan dari sanalah aku mampu mendapatkan pengalaman berharga terkait dengan brand yang tengah aku bangun pada saat ini.
Aku sangat tertarik dengan dunia kepemimpinan, bahkan aku selalu memiliki ambisi serta cita-cita untuk mampu menjadi leader atau pemimpin yang mampu menginspirasi banyak orang di sekelilingku nantinya. Karna menurutku, diseluruh bagian di dunia ini, pemimpin memiliki peran untuk menentukan arah para pengikutnya, seperti seorang CEO yang memegang kendali atas perusahaannya, seperti juga seorang presiden yang memimpin negaranya, atau bahkan seperti seorang nabi yang menjadi pemimpin dan teladan bagi seluruh umatnya di dunia.
*Ini ceritaku, apa ceritamu…………..??
*sudahkan anda memiliki brand utama anda…………………??